Seringkali pula program promosi tidak dieksekusi oleh
distributor dengan baik, meskipun sebenarnya program promosi itu sangat
penting. Ada beberapa sebab
yang membuat distributor tidak melaksanakan program promosi penjualan. Pertama, program promosi penjualan harus
dibiayai oleh distributor, sehingga jika nilai program cukup besar diprediksikan
oleh distributor dapat mengganggu cash
flow distributor. Kedua, program
yang diadakan tidak jelas juntrungnya yaitu tanpa surat atau proposal dan
dilakukan tanpa konsep. Distributor tidak akan mengambil resiko dengan program
yang tanpa konsep ini. Ketiga,
distributor enggan melakukan program promosi untuk principal tertentu karena
prosedur bayar principal yang dilakukan cukup panjang, sehingga membuat
distributor kehilangan kemampuan untuk memutar modal kerjanya.
Alasan distributor di atas
cukup masuk akal, tetapi untuk program-program yang bayar lancar dan dibutuhkan,
sangat penting untuk segera dieksekusi, selain akan menyangkut jangka panjang
brand produk, juga akan menyangkut nilai penjualan produk. Program yang muncul
seringkali dilandasi oleh adanya kegiatan pesaing yang sedang berprogram. Atau
principal memiliki skedule promosi tahunan yang memang harus dilakukan oleh
distributor, misalnya menjelang lebaran, menjelang anak sekolah masuk sekolah,
menjelang Idul Fitri, menjelang Natal serta event-event lain dimana produk
diprediksikan dalam kondisi peak season.
Bagi distributor
program-program ini sangat penting untuk meningkatkan penjualan. Jika terjadi
peningkatan penjualan artinya profit yang akan dituai oleh distributor akan
meningkat. Seperti yang perlu diingat bahwa kunci untuk meningkatkan profit
paling utama adalah penjualan, setelah itu pengelolaan AR (Account receivable), ketiga adalah pengendalian biaya operasional,
keempat adalah pengendalian shrinkage dan kelima adalah kebijakan distributor
dalam mengelola distributornya, sehingga menjadi distributor terbaik yang
menjadi idaman para principal untuk bergabung.
Untuk memahami perlunya
menjalankan program promosi tentunya para distributor perlu mengetahui secara
detail, kenapa program itu diadakan, hal-hal apa saja yang perlu disampaikan
dan dihandle oleh distributor agar program promosi berjalan. Bagaimana cara
distributor mengusulkan agar program promosi diturunkan oleh principal yang
tidak memiliki budget cukup besar dalam melakukan program promosi. Serta
bagaimana distributor harus bersikap terhadap keuangan program promosi yang
dibayar agak lambat. Di bawah ini akan diulas panjang lebar mengenai program
promosi yang tentunya akan menguntungkan bagi distributor.
Mengapa program promosi diadakan?
Ada beberapa alasan yang
menyebabkan mengapa principal melakukan program promosi? Pertama, untuk mengatasi desakan pesaing yang telah melakukan
program promosi sehingga menimbulkan dampak menurunnya penjualan produk secara
drastis. Kedua, principal telah
memiliki perencanaan program selama setahun untuk memerah pasar di waktu-waktu
tertentu seperti ketika anak sekolah mulai masuk sekolah, liburan sekolah, Idul
Fitri, Natal atau event lainnya. Ketiga,
untuk meningkatkan brand awarness produk, terutama untuk produk baru principal.
Keempat, memberikan nilai bisnis yang
cukup baik pada distributor
Manfaatkan promosi principal
Untuk poin pertama, bahwa desakan
pesaing yang sedang mengadakan program promosi akan cukup mengganggu
peningkatan penjulan produk principal. Bahkan dengan adanya program promosi
pesaing bisa menimbulkan penurunan penjualan produk, sehingga program promosi
pesaing ini cukup berbahaya jika dibiarkan saja. Oleh sebab itu agar tidak
terjadi penurunan penjualan akhirnya principal mengadakan program promosi.
Bagi principal yang sudah rapi
dan memiliki histori penjualan yang cukup panjang, pasti akan memiliki kalender
program promosi yang akan dijalankan setiap tahunnya. Selain itu adanya program
ini bertujuan untuk terus menerus meningkatkan penjualan produk. Sebenarnya
dampak cukup positif juga ada pada distributor. Dengan adanya program, maka distributor
akan mendapatkan manfaat yang cukup baik dalam menerima profit.
Produk baru yang di-launching oleh principal selalu disertai
dengan program. Hal ini tentu saja untuk menarik konsumen mencoba untuk
mengkonsumsi. Program sederhana yang dilakukan misalnya beli 2 dapat gift yang
ditujukan pada konsumen. Atau pembelian 10 karton dapat 1 karton yang ditujukan
untuk para pedagang. Program untuk konsumen atau pedagang sangat penting. Kalau
kita ingin mengintip kesuksesan mie Sedap menguasai pasar, maka akan kita lihat
bagaimana mie Sedap itu sedang menarik hati konsumennya dengan memberikan
hadiah gelas, mangkok serta barang lain untuk setiap kali pembelian mie sedap.
Sementara itu untuk pedagang, ia selalu mendapat bonus setiap pembelian
beberapa karton mie sedap itu. Produsen mie sedap sengaja membuat
program-program seperti itu untuk meningkatkan brand awarness produk pada konsumennya.
Pada akhirnya sebenarnya
program-program yang diadakan oleh principal adalah upaya-upaya principal untuk
menambah profit mitra kerjanya. Selain untuk kepentingan jangka panjang produk
yang dipasarkan. Memang ada principal tertentu yang tidak sampai seperti
tersebut di atas marketing plannya. Bahkan ada yang menyerahkan barang ke
distributor, dan principalnya tidak melakukan apa-apa. Produk-produk seperti
ini sangat tergantung dengan distributor, dan alangkah ruginya distributor yang
partnernya mayoritas principalnya seperti ini. Untuk itu jika ada principal
yang sedang mengadakan program promosi, maka distributor sebaiknya merespon
positif dan segera mengerjakannya untuk mengambil dampak positifnya, yaitu
profit.